Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar http://www.alpen.web.id/index.php/alpen <p><strong>Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar</strong> First published in July 2017. ALPEN is published twice a year in January-Juny and July-December, p-ISSN <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1491381618&amp;3426&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2580-6890</a> (Print) e-ISSN <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1496205125&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2580-9075</a> (Online). Journal of Basic Education is published by Basic Education Studies Program of Universitas Wiraraja. Address of ALPEN (Electronic Edition) http://alpen.web.id.</p> <p>Editor and Administrative Address: FKIP Universitas Wiraraja Sumenep, Jl. Sumenep - Pamekasan Km. 5 Patean Sumenep 69451. Phone. (+62) 818384331. e-mail: alpenfkip@wiraraja.ac.id</p> en-US <p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:</p> <p>Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.</p> <p>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</p> <p>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</p> ananghadicahyono@wiraraja.ac.id (Anang Hadi Cahyono) siddikromadhan@wiraraja.ac.id (Siddik Romadhan) Mon, 13 Jul 2026 02:07:12 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 SYSTEMATIC LITERACY REVIEW: PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/763 <p><strong>: </strong>Pendidikan Indonesia saat ini sangat menggiring peserta didik dalam lingkup kemampuan berpikir kritisnya untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Namun, proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar masih cenderung bersifat tradisional dan berpusat pada pendidik, sehingga peserta didik kurang dilibatkan secara aktif dalam menemukan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan model pembelajaran <em>Guided Inquiry</em> berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan kajian literatur dari beberapa artikel yang diterbitkan pada tahun 2018–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Guided Inquiry</em> mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik karena mendorong mereka untuk menelusuri, menganalisis, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang ditemukan secara mandiri. Sementara itu, metode pembelajaran dengan audio visual diharapkan mampu menjadi alat bantu yang memperjelas suatu konsep dari materi dan memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Kombinasi keduanya membuat pembelajaran IPS menjadi lebih aktif, menarik, dan bermakna, sehingga efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.</p> Qonita Shalihat, Fitri Alawiyah, Dinda Ayu Pratiwi, Yona Wahyuningsih Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/763 Mon, 13 Jul 2026 01:55:15 +0700 PERSPEKTIF IPS TERHADAP MBG: MEMBANGUN KESADARAN SOSIAL DAN KETAHANAN PANGAN SISWA SD http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/779 <p><em>The MBG program is a national intervention aimed at improving the nutritional intake of students while building food security. From an IPS education perspective, few studies have linked the MBG program to the formation of social behavior. The purpose of this study is to analyze how IPS education can support the implementation of MBG in the context of elementary schools. The research method used is SLR with PRISMA guidelines. The search was conducted on Google Scholar, ScienceDirect, and ERIC using a combination of keywords related to nutrition, social studies education, and food security. Of the 214 articles identified, 94 articles met the inclusion criteria. The SLR results showed three thematic findings: (1) MBG had a positive impact on students' learning motivation, concentration, and nutritional status; (2) social studies learning had strong points of convergence with food security issues, thus having the potential to build social awareness; (3) limited implementation in terms of cross-sector coordination, school nutrition literacy, and social value integration. This study scientifically offers a conceptual framework of how social studies education can become a support system for strengthening the MBG program with active learning based on food security.</em></p> Linda Salsa Linda Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/779 Mon, 13 Jul 2026 01:53:56 +0700 PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL EDUCATION ROLLING (EDUROLL) TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA SEKOLAH DASAR http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/783 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio-visual yang disebut pendidikan bergulir (education rolling). </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">(eduroll) dan untuk menentukan validitas dan kepraktisannya dalam meningkatkan kemampuan siswa sekolah dasar. </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">keterampilan mendengarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&amp;D) dengan menggunakan </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Model ADDIE, yang terdiri dari tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Evaluasi. Studi ini dilakukan di SDN 192 Pekanbaru, melibatkan siswa kelas dua dan </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Guru kelas dua sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner validasi. </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">diberikan kepada para ahli media, ahli bidang dan bahasa, serta dari segi kepraktisan. </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kuesioner diisi oleh guru dan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa eduroll </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Media audio-visual termasuk dalam kategori yang sangat valid, dengan persentase validitas sebesar 87,5% dari </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Para ahli media dan 86,6% dari para ahli bidang dan bahasa. Hasil uji kepraktisan menunjukkan </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">bahwa media eduroll dikategorikan sebagai sangat praktis, dengan persentase kepraktisan sebesar 91,5% </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tingkat keberhasilan pada uji coba kelompok kecil adalah 90,769%, pada uji coba kelompok besar 90,769%, dan pada uji coba guru 87,5%. Kedua siswa tersebut </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">dan para guru memberikan tanggapan positif, menyatakan bahwa media tersebut menarik, mudah digunakan, dan </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">membantu meningkatkan fokus dan pemahaman siswa. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Media audio-visual pendidikan berkelanjutan (eduroll) valid dan praktis untuk digunakan sebagai alat pembelajaran. </span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">media untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa sekolah dasar. </span></span></p> Maharani Suci Falaah, Dede Permana, M. Jaya Adi Putra Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/783 Mon, 13 Jul 2026 01:52:49 +0700 Implementasi Pembelajaran Gradasi Warna Model Discovery Learning Untuk Mengembangkan Kreativitas Siswa Kelas 3 MI Attarbiyatul Islamiyah http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/794 <p>This study aims to examine the implementation of color gradation learning using the Discovery Learning model to enhance creativity among third-grade students at MI Attarbiyatul Islamiyah. A qualitative descriptive approach was employed, with the population consisting of &nbsp;third grade students and teachers at the school, and the sample focusing on the third-grade class teacher and students. Data collection instruments included interviews, observations, and documentation, validated through method and source triangulation, with analysis involving data reduction, presentation, and conclusion drawing. Findings reveal that the six stages of Discovery Learning: stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, and generalization were effectively applied, resulting in improved student understanding of color gradation techniques, heightened motivation, active exploration, and significantly enhanced creativity in producing harmonious artworks. Students shifted from flat coloring to innovative color blending and expression, fostering cognitive, psychomotor, and affective development, though some required additional guidance for focus and precision.</p> Nailil Amaliyah, Naily Faridatus Soraya, Naily Najwa Kamalia, Farah Aliya Zelikha, Senly Anjely Robby, Rakanita Dyah Ayu Kinesti Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/794 Mon, 13 Jul 2026 01:51:19 +0700 ANALISIS IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA WORDWALL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/811 <p><span class="fontstyle0">Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis secara mendalam proses implementasi penggunaan media wordwall dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi hak dan kewajiban di kelas IV SDN Gemah, dan (2) untuk menganalisis hasil belajar siswa kelas IV SDN Gemah pada materi hak dan kewajiban setelah penggunaan media wordwall. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskripif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan menunjukan bahwa (1) proses implementasi penggunaan media wordwall dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila materi hak dan kewajiban berjalan dengan terstruktur. Media wordwall menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dengan fitur interaktif membuat siswa menjadi lebih tertarik, mampu melibatkan partisipasi siswa, respon siswa sangat positif dan siswa terliat jauh lebih antusiasme dalam pembelajaran, serta mempermudah pemahaman materi hak dan kewajiban. (2) Setelah implementasi penggunaan media wordwall pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi hak dan kewajiban, nilai hasil belajar tes memperoleh persentase 83% dari 29 siswa yang menunjukkan siswa telah mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)</span> </p> Nabila Rahmawati, Intan Rahmawati, Ryky Mandar Sari Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/811 Mon, 13 Jul 2026 01:49:51 +0700 PERAN IDENTIFIKASI DAN ASESMEN PESERTA DIDIK DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERKEADILAN DI SEKOLAH INKLUSIF http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/812 <p>Inclusive education requires the implementation of equitable learning for all students, including those with special educational needs. One of the key components in realizing equitable learning is the systematic and continuous implementation of student identification and assessment. This study aims to examine and analyze the role of student identification and assessment in supporting equitable learning in inclusive schools. The study employed a literature review approach by analyzing relevant national and international journal articles, reference books, and policy documents published within the last five to seven years. Data were analyzed through organizing, categorizing, and synthesizing literature findings based on major themes, namely the role of student identification, continuous assessment, and their implications for the planning and implementation of inclusive learning. The findings indicate that identification and assessment play a strategic role in understanding students’ characteristics, initial abilities, and individual learning needs. Continuous diagnostic and formative assessments assist teachers in designing adaptive, differentiated, and non-discriminatory learning practices. In addition, teacher competence and collaboration among stakeholders are crucial factors in the successful implementation of identification and assessment. Therefore, strengthening comprehensive and sustainable identification and assessment practices is essential to support the realization of equitable inclusive learning,</p> <p>&nbsp;</p> FUAD ABDULLAH, DESI SUSANTI Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/812 Mon, 13 Jul 2026 02:03:44 +0700 TAMARA: MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MEMPERKENALKAN KALIMAT TANYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA FASE A (STUDI KELAYAKAN DAN KEPRAKTISAN) http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/813 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan media pembelajaran interaktif TAMARA (Tanya Manis Ramah Warga Jepara) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Fase A Sekolah Dasar. Media TAMARA dikembangkan untuk membantu siswa memahami dan menggunakan kalimat tanya secara sederhana melalui pendekatan interaktif yang terintegrasi dengan kearifan lokal Jepara, seperti penggunaan bahasa santun, kebiasaan bertanya dalam kehidupan sehari-hari, serta konteks lingkungan sekitar siswa.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE, yang dibatasi hingga tahap implementasi. Subjek penelitian meliputi validator ahli media, validator ahli materi, guru, dan siswa Fase A Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli serta angket respon guru dan siswa.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa media TAMARA memperoleh nilai kelayakan dari ahli media sebesar 85% dengan kategori layak, serta dari ahli materi sebesar 87% dengan kategori sangat layak. Uji kepraktisan menunjukkan respon guru sebesar 87% dan respon siswa sebesar 87,5%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, media TAMARA dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran interaktif Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal pada siswa Fase A Sekolah Dasar.</p> Nofa Azka Kamila, Rani Setiawaty, Nihlatul Fauziyah Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/813 Mon, 13 Jul 2026 02:02:29 +0700 EFEKTIVITAS MODEL TEAM QUIZ BERBASIS WORDWALL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPAS SISWA SEKOLAH DASAR http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/852 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model Team Quiz berbantuan platform Wordwall dalam meningkatkan pemahaman konsep IPAS siswa sekolah dasar. Penelitian kuasi-eksperimen ini menggunakan desain pretest-posttest kelompok kontrol dengan melibatkan 52 siswa kelas IV SDN 1 Syamtalira Bayu yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=26) yang mendapat pembelajaran Team Quiz-Wordwall dan kelompok kontrol (n=26) yang mendapat pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan tes esai yang mengukur tujuh indikator pemahaman konsep berdasarkan kerangka Kilpatrick. Validitas instrumen dikonfirmasi melalui penilaian ahli dan korelasi Pearson, sedangkan reliabilitas dinilai menggunakan Cronbach's Alpha (α=0,82). Skor N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,71 (kategori tinggi), dibandingkan 0,42 (kategori sedang) pada kelompok kontrol. Hasil uji t sampel independen menunjukkan t(50)=6,34, p&lt;0,001, yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa model Team Quiz berbantuan Wordwall efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa, khususnya pada topik pengelompokan hewan.</p> Fitri Rauzah Hasbi Daud, Mahdalena, Nurul Akmal Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/852 Mon, 13 Jul 2026 02:01:18 +0700 EFEKTIVITAS MEDIA TTS PADA MATERI BERBAGAI MACAM GAYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD ISLAM AN-NUR KOTA SERANG http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/855 <p>Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah media TTS berpengaruh</p> <p>efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di kelas IV SD Islam An-Nur. Media TTS dipilih karena dalam penyelesaiannya siswa diasah untuk berpikir secara aktif untuk menemukan jawaban yang tepat dan sesuai dengan petunjuk yang tertera. Penelitian menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen semu dengan desain <em>non-equivalent control group. </em>Siswa yang diteliti berjumlah 33 siswa, dengan membagi ke dalam dua kelompok. Melalui tes berupa soal pilihan ganda dengan indikator berpikir kritis Facione berjumlah 20 soal dan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji <em>independent samples t-test </em>dilengkapi dengan uji <em>paired samples t-test </em>pada kelas eksperimen<em>. </em>Peningkatan hasil belajar setelah menggunakan media TTS pada kelas eksperimen memberikan gambaran bahwa media ini dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berikir kritis, dengan hasil rata-rata awal 71,00 mejadi 91,00 persentase sekitar 28,17 %, jauh mengungguli kelas kontrol yang hanya meningkat 3,07%. Perbandingan nilai akhir kedua kelas tersebut diuji sehingga mendapatkan hasil yang menunjukkan peningkatan signifikan setelah perlakuan, dengan hasil nilai signifikansi 0,002 &lt; 0,05. Selain itu, aktivitas belajar siswa meningkat dari 74,3% dengan kategori baik pada pertemuan pertama menjadi 80,83% dengan kategori sangat baik pada pertemuan kedua. Dengan demikian, media <em>TTS </em>terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis sekaligus keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS pada materi berbagai macam gaya di kelas IV SD Islam An-Nur Kota Serang.</p> Tazqi Dita Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/855 Mon, 13 Jul 2026 02:00:19 +0700 PROFESIONALISME GURU DALAM PEMBELAJARAN SKI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MI http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/858 <p>This study was motivated by the low level of student interest in the Islamic Cultural History (SKI) course at the Madrasah Ibtidaiyah, which is attributed to a monotonous teaching approach with little variation. The study aims to analyze the role of teacher professionalism in enhancing students’ interest in the SKI course. The approach employed is a literature review using a descriptive qualitative method. Data collection was conducted through document analysis of various relevant journals, which were then processed through the stages of data collection, data reduction, data presentation, and verification. The results indicate that teacher professionalism plays a crucial role in increasing students’ interest in learning. Teachers who possess high competence in implementing diverse teaching methods, utilizing attractive learning media, and creating an interactive learning environment successfully increase student engagement and enthusiasm. Thus, the higher the level of teacher professionalism, the greater the students’ interest in SKI learning.</p> Risma Risma Wafiyun Ni'mah, Rizky Putri Fadillah Rizky Putri, munawwir munawwir Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/858 Mon, 13 Jul 2026 01:59:19 +0700 EFEKTIVITAS MODEL PBL BERBANTUAN MEDIA TEKON UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS REKON SISWA KELAS IV http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/934 <p><em>The ability of fourth-grade students at SDN 1 Megawon to write narrative texts remains relatively low, as evidenced by the fact that 63.2% of students scored below the minimum passing score (KKM), with a class average of 71.5. This study aims to determine the effectiveness of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by Tekon media in improving the narrative writing skills of fourth-grade students at SDN 1 Megawon. The study employed a quantitative approach using a One-Group Pretest-Posttest Design. The research subjects were 19 fourth-grade students at SDN 1 Megawon, selected using a saturated sampling technique. The instrument used was a narrative text writing assessment rubric with seven indicators. Data analysis included the Shapiro-Wilk normality test, Paired Sample t-Test, and N-Gain test. The results showed that the pre-test average of 72.47 increased to 86.47 on the post-test. The Paired Sample t-Test results indicated a significance value of 0.000 &lt; 0.05, indicating a significant difference before and after the intervention. The N-Gain value of 0.48 falls into the moderate category (fairly effective). Thus, the PBL model supported by the Tekon media is quite effective in improving the text reconstruction writing skills of fourth-grade students at SDN 1 Megawon optimally and sustainably.</em></p> Septi Ayu Widia Ningrum -, Kustina Puji Astuti, Zumroh Kusuma Darmasari, Qurrotu A'yunina Fais, Rani Setiawaty Copyright (c) 2026 Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 http://www.alpen.web.id/index.php/alpen/article/view/934 Mon, 13 Jul 2026 01:58:24 +0700